juare97 freelance – blog baru


Bismillah

untuk mengisi waktu saat fieldbreak dan mencoba membuka lapangan pekerjaan baru, juare97 coba untuk menawarkan program training atau pekerjaan freelance dengan harga yang kompetitive.

Silahkan mengunjungi blog berikut:

https://juare97freelance.wordpress.com/

Kedepan, isi penawaran training diatas akan ditambahkan.
Rencananya juare97 juga akan menggandeng rekan-rekan lain yang expert dalam bidang electrical dan mechanical (rotating).

Do’a kan semoga lancar yah… 🙂
Semoga bisa membuka lapangan pekerjaan baru juga.

wassalam,
Juare97

Iklan

coba koneksi Intouch 2014 R2 dengan SLC DF1 & ScadaPack MODBUS lewat KEPServerEX versi 6.4


Bismillah

Sekedar sharing …

Juare97 alhamdulillah berhasil mencoba software OPC Server KEPServerEX versi 6.4 dimana sebagai penghubung HMI Wonderware Intouch 2014 R2 dengan PLC Allen Bradley Micrologix (protocol DF 1) dan PLC Schneider Scadapack (protocol MODBUS).

Software yang dipakai versi trial.

Awalnya gagal trus karena ada yang terlewat saat install software KEPServer ini.

Pas baca ulang manualnya dan baca2 blog orang lain baru tahu harus ada yang diinstall fitur tambahan (bukan default installation) yaitu Wonderware SuiteLink and FastDDE.

Jadi saat instalasi selesai, kita buka Configuration dan klik kanan Project, pilih properties harusnya seperti di bawah ini.

Sudah ada Fast DDE/SuiteLink.

Berikut contoh konfigurasinya.

PLC pertama yaitu Allen Bradley Micrologix dengan protocol DF1.

Kita set di Channel3.

COM nya disesuaikan dengan COM Port di computer yang dipakai. Dalam hal ini juare97 pakai COM6

Station ID bebas saja. Asal jangan sama dengan PLC atau system lain.

Setelah itu PLC Micrologixnya. ID nya 1 sesuai yang diset di PLC nya (jangan sampai salah).

Berikut konfigurasi di Wonderware Intouchnya.

Setting Access name sbb:

Topic name disesuaikan dengan Channel3_Device1 sesuai nama di KEPServerEX nya (tambahkan _ sebagai pemisah).

Berikut settingan tagnamenya.

Nah sekarang konfigurasi untuk PLC lain yaitu Scheneider ScadaPack yang menggunakan Protocol MODBUS.

Di koneksikan ke computer menggunakan COM 13.

PLC Scadapack C-2000C menggunakan id 100.

Contoh konfigurasi dan tagname2nya sbb:

Oh iya untuk meyakinkan data2 bisa termonitor sebelum dicoba di wonderware bisa test dengan Klik Tools à Launch OPC Quick Client.

Catatan: settingan di bawah ini sudah menerapkan Alias1.

Berikut setting Aliasnya.

Nah di Wonderware Intouch tinggal membuat Access Name sbb:

Tagname sbb:

=== tambahan info, 31 Okt 2018 ===

ternyata tanpa membuat tagname, langsung ke address PLC juga bisa diisikan ke item…. scaling bisa dilakukan di WW Intouch tagname dictionary.

===

Demikian sharingnya.

Semoga bermanfaat.

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Coba Install Matrikon OPC Data Manager & Matrikon OPC Server for Wonderware


Bismillah

Sekedar sharing …

Lagi coba-coba pelajari install Matrikon OPC Data Manager versi 6.0.2.4 dan Matrikon OPC Server for Wonderware.
Di salah satu HMI kami ada sistem yang memakai software ini.
Kebetulan karena kami belum pernah pakai, jadi yah coba-coba dulu. 🙂

Awalnya coba-coba di computer yang menggunakan OS Windows 8.1 dan Wonderware Intouch 2014 R2.
Ternyata gagal trus monitor data intouch viewnya.

Installer ini saya dapat dari computer HMI yang memakai WinXP dan WW Intouch 9.0.
Akhirnya saya coba di VM Player OS Windows XP SP3 dan Wonderware Intouch 9.5.

Alhamdulillah bisa monitor data Intouch Viewnya.

Gambar di bawah ini adalah Monitor Data Wonderware Intouch Tagname $Second dan $Minute

Jadi bisa lanjut ke percobaan berikutnya, insyaAllah akan di share jika berhasil.

Demikian sharingnya.

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Wonderware Intouch 7.1 – Alarm tidak bisa tampil


Bismillah

Sekedar sharing….

Kami ada masalah dengan aplikasi wonderware intouch 7.1 (versi jadul) dimana Alarmnya tidak bisa muncul.

Alhamdulillah sudah ketemu solusinya.

Awalnya saya coba buat aplikasi sederhana ternyata sama tidak bisa mendisplay.

Jadi saya teringat dulu kalau tak salah harus coba2 hal berikut….

di intouch application manager dengan mencentang kedua opsi ini.
Buka Intouch Application manager, pilih tools –> node properties, pilih tab Alarms

Setelah itu ada warning netDDE harus running ketika jalankan Viewer.

Maka buka services, pilih Automatic dan jalankan Network DDE DSDM dan Network DDE secara berurutan. Pastikan keduanya Started statusnya.

Biasanya ini sekali saja dilakukan saat instalasi pertama.

Hasilnya sudah bisa muncul Alarm.

Demikian sharingnya.

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Prosedur mengubah Logo Perusahaan di HMI Wonderware Intouch dan menambah gambar


Bismillah

Sekedar sharing …

Juare97 dan teman2 ada pekerjaan mengganti logo perusahaan di HMI yang menggunakan Aplikasi Wonderware Intouch terkait dengan berakhirnya kontrak perusahaan dengan negara dan akan diambil alih oleh Pertamina.

Logo ini menggunakan object Bitmap.

Berikut ini kami share caranya.

  1. Matikan Aplikasi HMI dengan Login sebagai Admin. Lalu tekan Tombol Alt+F4 atau Shudown Aplikasi (jika ada pilihan)
  2. Sebaiknya backup Aplikasi untuk menghindari jika saat editing terjadi aplikasi rusak atau lainnya.
  3. Buka Intouch Aplication Manager atau langsung buka Window Maker.
  4. Buka Window yang mau diubah Logonya.
  5. Klik kanan logonya.
  6. Pilih Import Image.
  7. Buka lokasi folder dimana disimpan File logo. Lalu Pilih Filenya.
    Catatan:
    sebaiknya gunakan File BMP.
  8. Ukuran masih belum pas. Klik kanan logo tsb, pilih “Bitmap – Original Size”.
  9. Setelah itu ukuran dan posisi disesuaikan.
    Catatan:
    – Gunakan Tombol Shift + Klik Kiri Mouse supaya ukuran diubah secara proporsional.
    – Untuk tampilan yang lebih baik, merubah ukuran Logo disesuaikan dengan ukuran yang akan dipasang. Editnya dengan software Image Editor seperti Adobe Photoshop, dll.
  10. Save window tsb.
  11. Tutup Window Maker.
  12. Buka Window Viewer. Aplikasi akan berjalan.
  13. Cek apakah Logo sudah berubah dan lokasi sudah benar.
  14. Setelah itu matikan aplikasi dan backup.

Selain itu bisa saja kita gunakan script dimana otomatis pada tanggal dan jam yang ditentukan Logo berganti otomatis.

Tapi karena HMI nya banyak kami lakukan yang simple dan mudah saja.

Oh iya, kalau mau nambah Logo atau Gambar, bisa gunakan prosedur ini.

  1. Matikan Aplikasi HMI dengan Login sebagai Admin. Lalu tekan Tombol Alt+F4 atau Shudown Aplikasi (jika ada pilihan)
  2. Sebaiknya backup Aplikasi untuk menghindari jika saat editing terjadi aplikasi rusak atau lainnya.
  3. Buka Intouch Aplication Manager atau langsung buka Window Maker.
  4. Buka Window yang mau ditambah Logonya.
  5. Klik Icon Bitmap di Toolbar kanan.
  6. Buat Kotak di lokasi Window dimana logo akan diletakkan.
  7. Klik kanan kotak tsb.
  8. Pilih Import Image.
  9. Buka lokasi folder dimana disimpan File logo. Lalu Pilih Filenya.
    Catatan:
    sebaiknya gunakan File BMP.
  10. Ukuran masih belum pas. Klik kanan logo tsb, pilih “Bitmap – Original Size”.
  11. Setelah itu ukuran dan posisi disesuaikan.
    Catatan:
    – Gunakan Tombol Shift + Klik Kiri Mouse supaya ukuran diubah secara proporsional.
    – Untuk tampilan yang lebih baik, merubah ukuran Logo disesuaikan dengan ukuran yang akan dipasang. Editnya dengan software Image Editor seperti Adobe Photoshop, dll.
  12. Pastikan Warna Garis (Line) disesuaikan dengan warna background window/ background Logo supaya tidak ada kesan Logo dikotakkan.
  13. Save window tsb.
  14. Tutup Window Maker.
  15. Buka Window Viewer. Aplikasi akan berjalan.
  16. Cek apakah Logo sudah berubah dan lokasi sudah benar.
  17. Setelah itu matikan aplikasi dan backup.

Demikian sharingnya.

Semoga bermanfaat….

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Komunikasi MODBUS dari HMI Wonderware Intouch ke Safety PLC ABB TMR Triguard SC300E


Bismillah

 

Sekedar sharing ….

Bbrp hari yang lalu salah satu computer HMI di plant yang terhubung ke Safety PLC ABB TMR Triguard mengalami kerusakan di Harddisk.
Setelah dilakukan penggantian dan sudah online, sempat terjadi loss komunikasi.
Setelah dilakukan troubleshooting akhirnya Alhamdulillah bisa online kembali.

Berikut rangkuman seputar komunikasi HMI yang menggunakan Wonderware Intouch & IOServer MODBUS dengan Safety PLC ABB TMR August SC300E. Komunikasi yang digunakan adalah MODBUS.

I. Untuk melihat setting di Program ABB TMR, lakukan langkah berikut:

  1. Buka Program ABB Tribuid.
  2. Buka programAplikasinya.
  3. Klik Access –> Logon.
  4. Pilih User Administrator, masukkan Password: A***st.
  5. Klik View –> System Configuration.
  6. Klik System Configuration –> Serial Links.
  7. Pilih tab Modbus.
  8. Terlihat Slave ID Number 1 dan keterangan lainnya.

 

II. Untuk mencocokkan di HMI Wonderware Intouch, lakukan langkah berikut:

  1. Buka Program IO Server MODBUS.
  2. Cek Access Name.
  3. Pastikan Slave ID, baud rate dan lainnya sama.
    Jika Komunikasi bagus maka Status: GOOD. Warna Tulisan berwarna HITAM
  4. Buka program Wonderware Intouch Application manager.
  5. Buka Aplikasi HMI CP-1200 di Window Maker.
  6. Setelah itu cek Access name apakah sudah sesuai dengan nama Topic Name di IOServer MODBUS.
  7. Pastikan Kabel yang dipasang ke computer sudah sesuai COM Port No. nya.
    (check Device Manager, bagian Port jika perlu). Terkadang ada computer yang memiliki 2 Card Serial dengan 2 Port masing2.
  8. Berikut Gambar jika status IO Server MODBUS FAILED. Warna Tulisan berwarna MERAH.
    .

 

III. Kabel wiring diagram sebagai berikut dari ABB manual:

Kenyataannya kabel yang terpasang di lapangan:

Disisi PC:

  • bukan PIN 7 yang terkoneksi tapi PIN 5, kabel mengikuti kabel programming TMR yang ada di laptop maintenance.
    Kita sih tidak coba kalau dikoneksi ke PIN 7 bisa apa tdk. Males solder bolak balik. J
  • Di sistem lain, ditemukan PIN 7 & 8 tidak di jumper tapi masih bisa komunikasi dengan baik.
  • Pastikan koneksi solderan wiring kabel ke Pin masing2 jangan sampai tertukar dan menempel.
  • Gambar di bawah memperlihatkan posisi Pin masing2 konektor DB-9. Tulisan pin sebetulnya ada tapi sangat halus.

    Catatan: gambar diambil dari google.
  • Selain itu karena kabel ini serial maka pastikan maksimal panjang kabel adalah 15 meter atau 50 Feet.

Demikian sharingnya. Semoga berguna.

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Ditulis dalam PLC-HMI, SIS. Tag: , , , . Leave a Comment »