Pekerjaan penggantian CPU Card CP-333D ke CP-345 DCS Yokogawa Centum CS3000 R3 yang memerlukan offline download


Bismillah

Sekedar sharing …

Awal April kemarin kami ada pekerjaan penggantian CPU DCS Yokogawa Centum CS3000 dari CP-333D ke CP-345 yang memerlukan offline download yang dilakukan di salah satu plant kami.

Pekerjaan ini didampingi oleh Engineer YIN.

Offline download sebaiknya dikerjakan saat Plant dalam kondisi mati (shutdown/turn around). Jika dalam kondisi plant running maka Control Valve dan fungsi control lainnya harus dipindahkan ke Local Controller dan/atau sebagian manual oleh Operator.

Untungnya saat itu sedang ada SIMOPS (Simultenous Operation) dimana ada pekerjaan project yang memerlukan plant partial shutdown. Sehingga bisa sekalian ditumpangkan. Jadi proses merubah ke local controllernya tidak terlalu banyak.

Penggantian ini CPU ini diperlukan karena nantinya Sistem Komputer EWS/HIS akan diupgrade dari Centum CS3000 R3 menjadi Centum VP. Centum VP tidak bisa memakai card CPU lama ini.

Penggantian ke Centum VP mau tidak mau dilakukan karena Software CS3000 R3 yang terpakai hanya bisa berjalan di Windows XP. Sedangkan April 2014 Windows XP sudah tidak disupport lagi oleh Microsoft. Kedepan untuk mencari computer baru yang masih berjalan di Windows XP tentunya akan kesulitan.

Ada 3 (tiga) FCS yang kami ganti CPU nya. Masing-masing FCS memiliki CPU Redundant.

Berikut ini flow chart pekerjaannya.

Setelah Offline download masih ada proses COPY dari Primary ke Secondary Processor.

Ada beberapa finding yaitu salah satunya beberapa power supply rusak setelah power dimatikan dan dihidupkan kembali.
Untungnya spare masih cukup untuk mengcover walaupun beberapa konfigurasi power supply yang tadinya redundant menjadi menjadi single untuk sementara waktu.
Rencananya akan dibelikan power supplynya lagi sehingga bisa menjadi redundant kembali.

Power Supply ini di Rekomendasi Yokogawa setiap 8 tahun diganti.

Finding lain adalah saat selesai offline download ternyata indikasi merah semua.
Solusinya saat itu adalah mematikan power dan menghidupkan kembali. Setelah itu indkasi menjadi hijau.

Penjelasan dari Engineer Yokogawa Spore setelah dikonsultasikan oleh Engineer YIN sbb:

“I think you may not wait enough long for the CPU to recover before you power off/on again.
The longest time you should wait is around 30mins, if after 30min CPU still never recover then it’s something wrong.”

Proses Offline download sendiri ternyata sebentar saja. Tidak sampai 5 menit per FCS.
Setelah Offline download maka CPU Primary akan mengcopy ke CPU Secondary. Ini agak lama sedikit dari proses offline download. Kira-kira 10 menitan.

Proses pemindahan Controller dari AUTO (DCS) ke Local Controller juga sebentar. Alhamdulillah berkat perencanaan yang baik oleh Field Maint. sehingga saat switching PCV Fuel tidak ada masalah. Sebaliknya ketika menormalkan juga cepat saja.

Oh iya finding lainnya adalah perlu dilakukan IOM Load karena sebagian besar IO fail. Lumayan makan sekitar 15 menitan kalau banyak.

Selain itu merubah kembali Controller dari MANUAL ke AUTO yang harus dilakukan satu persatu kira-kira butuh 10-20 menit (tergantung banyaknya Function Block Controller seperti PIC, TIC, LIC, dll).

Jadi total waktu pekerjaan penggantian CPU offline download untuk 1 (satu) FCS kira-kira 1 Jam lah.
Jika ada kerusakan dan memerlukan penggantian maka lebih dari ini waktunya.

Demikian sharingnya.

Semoga bermanfaat.

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Ditulis dalam DCS. 2 Comments »

RSView SE versi 4.0 – file RSView SE Client Configuration tidak bisa di edit


Bismillah

Sekedar sharing …

Hari ini ada pekerjaan untuk cek HMI Genset yang memakai software RSView SE (Supervisory Edition) versi 4.0.

Memang sudah agak jadul sih. Mulai dipakai sekitar 2006.

Nah pas saya mau edit file RSView SE Client Configuration ternyata tidak bisa di edit.

Setelah bbrp kali di coba ternyata file tersebut di set read only. Lihatnya di windows explorer, klik kanan file tsb dan pilih properties.

Ketika dilepas setting read onlynya baru bisa diedit.

Oh iya, file ini bisa dibuat baru.

Silahkan ikuti langkah-langkah di gambar berikut:

Panggil program RSView SE Client.

Klik tombol New

Pilih stand alone.

Ketik nama filenya dan lokasinya.

Pilih aplikasi HMI yang akan dikoneksikan. Pastikan aplikasi ini sudah direstore jika masih dalam bentuk *.apa.

Tips: kalau masih belum terlihat aplikasinya setelah direstore. Restart computer dan ulang dari awal.

Setting dibawah tergantung selera.

Setting dibawah tergantung selera. Gbr dibawah manandakan aplikasi saat dijalankan windownya akan di maximize.

Auto log out. Tergantung selera juga ..

Kalau sudah selesai tinggal Finish saja.

Untuk testing tinggal Double klik file cli yang kita save tadi. Maka program RSView runtime akan berjalan.

File ini bisa tempatkan di Startup nya windows supaya ketika login ke windows akan otomatis menjalankan HMI ini.

Demikian sharingnya.

Semoga berguna bagi yang membutuhkan.

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Ditulis dalam PLC-HMI. Tag: , . Leave a Comment »

Menghilangkan virus DEFO di USB Flash disk


Bismillah

sekedar sharing…

beberapa bulan yang lalu saat saya pasang usb flash disk di salah satu versa view, flash disk saya ini terkena virus DEFO (MBR) dan tidak bisa dihilangkan dengan mcafee yang terpasang di laptop kantor saya. Sedangkan antivirus SMADAV tidak mendeteksi.

Setelah browsing via mbah google, ada beberapa metode yang bisa dilakukan misal dengan memakai antivirus lain, di format atau low level format.
Untuk metode format biasa ternyata tetap tidak bisa. Berhubung belum ada waktu kapan-kapan saja di coba metode lain.

Setiap saya pasang flash disk di laptop atau komputer lain, mcafee selalu mendeteksi tetapi tidak bisa clean/delete.
lama-lama mengganggu juga dan kayaknya sempat ada efek di komputer rumah (masih winxp) karena setelah pasang flash disk ini komputernya suka restart sendiri.

Kemarin saya coba dengan install program antivirus lain. Eh programnya malah bentrok dengan macfee dan setelah saya paksa malah hang komputernya. Komputernya pakai win8.1. Terpaksa komputernya harus direinstall win8.1 nya kembali.

Akhirnya coba dengan program low level format via CD Bootable Hiren. Alhamdulillah bisa hilang.
Mengenai Hiren silahkan cari di mbah google saja yah.

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Ditulis dalam ICT. Tag: , , . 4 Comments »

Wonderware Intouch 7.1 Alarm Logging to File – Alarm Priority


Bismillah

Sekedar sharing …

Ada info dari rekan prod. kalau salah satu HMI kami bermasalah logging Alarmnya.
HMI yang dipakai masih jadul yaitu Wonderware Intouch 7.1.
Settingan agak berbeda dengan yang biasa kami pakai di Intouch 9.5 ke atas.

Ketika saya cek memang alarm yang tersimpan di file (*.ALG) sedikit sekali.
di Alarm Propertiesnya (buka Window Maker à Tools à Configure à Alarm) terlihat bahwa Alarm Prioritynya masih tertulis 1.

Teringat bbrp bulan lalu sempat rasionalisasi alarm priority. Awalnya semua tag, alarm priority diset angka 1.
Tapi setelah itu kami bagi2 nilainya berdasarkan Alarm Major, Medium dan Minor.
Akhirnya angka 1 itu saya rubah menjadi 999. Artinya mencakup dari Alarm Priority 1 ke 999.

Setelah dites, Alhamdulilllah bisa logging semua filenya.

Demikian sharingnya.

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

Ditulis dalam PLC-HMI. 1 Comment »

Troubleshooting Flow computer FloBoss S600


Sekedar sharing…

Dua hari yang lalu ada pekerjaan troubleshooting flow computer yang bermasalah. Flow Computer ini menggunakan floboss s600.

Masalahnya adalah hasil kalkulasinya tidak sesuai dan jauh dari yang seharusnya.
Kalau dicek and ricek ada base density yang berbeda dengan flow computer backupnya.
Cek sana sini, base density tidak bisa dirubah dan memang seharusnya itu output dari perhitungan AGA 8 nya.

Setelah itu diputuskan download ulang backup program terakhir dan alhamdulillah kembali normal.

Setelah itu dilakukan uji dinamis.
Hasil perhitungan dibandingkan dengan software AGA 3 3rd party dengan beberapa sampling tiap bbrp menit. Sayangnya errornya kebanyakan lebih dari 1%.

Setelah diskusi berdasarkan data yang ada dan kondisi di lapangan, terlihat menjurus ke arah flownya yang hunting.

Akhirnya diputuskan besoknya untuk tuning pressure controller.

Keesokan malamnya (siangnya ada kerjaan lain), setelah tuning dilakukan. Alhamdulilah dengan sampling 6x berturut2 dengan jeda sktr 5 menit flow ratenya di bawah 1%.
Tinggal buat laporan deh.  :)

~ditulis dgn hape. Nanti kalau ada waktu dilengkapi dengan gambar dan diupdate tulisannya juga. :)

Ditulis dalam Umum. 2 Comments »
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 131 pengikut lainnya.