juare97 freelance – blog baru


Bismillah

untuk mengisi waktu saat fieldbreak dan mencoba membuka lapangan pekerjaan baru, juare97 coba untuk menawarkan program training atau pekerjaan freelance dengan harga yang kompetitive.

Silahkan mengunjungi blog berikut:

https://juare97freelance.wordpress.com/

Kedepan, isi penawaran training diatas akan ditambahkan.
Rencananya juare97 juga akan menggandeng rekan-rekan lain yang expert dalam bidang electrical dan mechanical (rotating).

Do’a kan semoga lancar yah… 🙂
Semoga bisa membuka lapangan pekerjaan baru juga.

wassalam,
Juare97

Iklan

Prosedur mengubah Logo Perusahaan di HMI Wonderware Intouch dan menambah gambar


Sekedar sharing …

Juare97 dan teman2 ada pekerjaan mengganti logo perusahaan di HMI yang menggunakan Aplikasi Wonderware Intouch terkait dengan berakhirnya kontrak perusahaan dengan negara dan akan diambil alih oleh Pertamina.

Logo ini menggunakan object Bitmap.

Berikut ini kami share caranya.

  1. Matikan Aplikasi HMI dengan Login sebagai Admin. Lalu tekan Tombol Alt+F4 atau Shudown Aplikasi (jika ada pilihan)
  2. Sebaiknya backup Aplikasi untuk menghindari jika saat editing terjadi aplikasi rusak atau lainnya.
  3. Buka Intouch Aplication Manager atau langsung buka Window Maker.
  4. Buka Window yang mau diubah Logonya.
  5. Klik kanan logonya.
  6. Pilih Import Image.
  7. Buka lokasi folder dimana disimpan File logo. Lalu Pilih Filenya.
    Catatan:
    sebaiknya gunakan File BMP.
  8. Ukuran masih belum pas. Klik kanan logo tsb, pilih “Bitmap – Original Size”.
  9. Setelah itu ukuran dan posisi disesuaikan.
    Catatan:
    – Gunakan Tombol Shift + Klik Kiri Mouse supaya ukuran diubah secara proporsional.
    – Untuk tampilan yang lebih baik, merubah ukuran Logo disesuaikan dengan ukuran yang akan dipasang. Editnya dengan software Image Editor seperti Adobe Photoshop, dll.
  10. Save window tsb.
  11. Tutup Window Maker.
  12. Buka Window Viewer. Aplikasi akan berjalan.
  13. Cek apakah Logo sudah berubah dan lokasi sudah benar.
  14. Setelah itu matikan aplikasi dan backup.

Selain itu bisa saja kita gunakan script dimana otomatis pada tanggal dan jam yang ditentukan Logo berganti otomatis.

Tapi karena HMI nya banyak kami lakukan yang simple dan mudah saja.

Oh iya, kalau mau nambah Logo atau Gambar, bisa gunakan prosedur ini.

  1. Matikan Aplikasi HMI dengan Login sebagai Admin. Lalu tekan Tombol Alt+F4 atau Shudown Aplikasi (jika ada pilihan)
  2. Sebaiknya backup Aplikasi untuk menghindari jika saat editing terjadi aplikasi rusak atau lainnya.
  3. Buka Intouch Aplication Manager atau langsung buka Window Maker.
  4. Buka Window yang mau ditambah Logonya.
  5. Klik Icon Bitmap di Toolbar kanan.
  6. Buat Kotak di lokasi Window dimana logo akan diletakkan.
  7. Klik kanan kotak tsb.
  8. Pilih Import Image.
  9. Buka lokasi folder dimana disimpan File logo. Lalu Pilih Filenya.
    Catatan:
    sebaiknya gunakan File BMP.
  10. Ukuran masih belum pas. Klik kanan logo tsb, pilih “Bitmap – Original Size”.
  11. Setelah itu ukuran dan posisi disesuaikan.
    Catatan:
    – Gunakan Tombol Shift + Klik Kiri Mouse supaya ukuran diubah secara proporsional.
    – Untuk tampilan yang lebih baik, merubah ukuran Logo disesuaikan dengan ukuran yang akan dipasang. Editnya dengan software Image Editor seperti Adobe Photoshop, dll.
  12. Pastikan Warna Garis (Line) disesuaikan dengan warna background window/ background Logo supaya tidak ada kesan Logo dikotakkan.
  13. Save window tsb.
  14. Tutup Window Maker.
  15. Buka Window Viewer. Aplikasi akan berjalan.
  16. Cek apakah Logo sudah berubah dan lokasi sudah benar.
  17. Setelah itu matikan aplikasi dan backup.

Demikian sharingnya.

Semoga bermanfaat….

Komunikasi MODBUS dari HMI Wonderware Intouch ke Safety PLC ABB TMR Triguard SC300E


Bismillah

 

Sekedar sharing ….

Bbrp hari yang lalu salah satu computer HMI di plant yang terhubung ke Safety PLC ABB TMR Triguard mengalami kerusakan di Harddisk.
Setelah dilakukan penggantian dan sudah online, sempat terjadi loss komunikasi.
Setelah dilakukan troubleshooting akhirnya Alhamdulillah bisa online kembali.

Berikut rangkuman seputar komunikasi HMI yang menggunakan Wonderware Intouch & IOServer MODBUS dengan Safety PLC ABB TMR August SC300E. Komunikasi yang digunakan adalah MODBUS.

I. Untuk melihat setting di Program ABB TMR, lakukan langkah berikut:

  1. Buka Program ABB Tribuid.
  2. Buka programAplikasinya.
  3. Klik Access –> Logon.
  4. Pilih User Administrator, masukkan Password: A***st.
  5. Klik View –> System Configuration.
  6. Klik System Configuration –> Serial Links.
  7. Pilih tab Modbus.
  8. Terlihat Slave ID Number 1 dan keterangan lainnya.

 

II. Untuk mencocokkan di HMI Wonderware Intouch, lakukan langkah berikut:

  1. Buka Program IO Server MODBUS.
  2. Cek Access Name.
  3. Pastikan Slave ID, baud rate dan lainnya sama.
    Jika Komunikasi bagus maka Status: GOOD. Warna Tulisan berwarna HITAM
  4. Buka program Wonderware Intouch Application manager.
  5. Buka Aplikasi HMI CP-1200 di Window Maker.
  6. Setelah itu cek Access name apakah sudah sesuai dengan nama Topic Name di IOServer MODBUS.
  7. Pastikan Kabel yang dipasang ke computer sudah sesuai COM Port No. nya.
    (check Device Manager, bagian Port jika perlu). Terkadang ada computer yang memiliki 2 Card Serial dengan 2 Port masing2.
  8. Berikut Gambar jika status IO Server MODBUS FAILED. Warna Tulisan berwarna MERAH.
    .

 

III. Kabel wiring diagram sebagai berikut dari ABB manual:

Kenyataannya kabel yang terpasang di lapangan:

Disisi PC:

  • bukan PIN 7 yang terkoneksi tapi PIN 5, kabel mengikuti kabel programming TMR yang ada di laptop maintenance.
    Kita sih tidak coba kalau dikoneksi ke PIN 7 bisa apa tdk. Males solder bolak balik. J
  • Di sistem lain, ditemukan PIN 7 & 8 tidak di jumper tapi masih bisa komunikasi dengan baik.
  • Pastikan koneksi solderan wiring kabel ke Pin masing2 jangan sampai tertukar dan menempel.
  • Gambar di bawah memperlihatkan posisi Pin masing2 konektor DB-9. Tulisan pin sebetulnya ada tapi sangat halus.

    Catatan: gambar diambil dari google.
  • Selain itu karena kabel ini serial maka pastikan maksimal panjang kabel adalah 15 meter atau 50 Feet.

Demikian sharingnya. Semoga berguna.

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Ditulis dalam PLC-HMI, SIS. Tag: , , , . Leave a Comment »

Belajar DCS – CS3000 R3.09 – Penambahan DI (Discrete Input), Alarm dan Status di Window HIS


Bismillah

sekedar sharing …

ada teman tanya ke juare97 mengenai SOP Programming DCS Yokogawa Centum CS3000 R3 untuk Penambahan DI (Discrete Input), Alarm dan Status di Window HIS.

Kebetulan juare97 belum pernah lihat ataupun buat.
Biasanya sih dulu langsung coba di DCS nya.
Akhirnya juare97 coba buat dengan draft sbb:

1. Di komputer EWS (Engineering Workstation), log off user CENTUM.
2. Log in sebagai administrator.
3. Setelah masuk, buka system view di start menu -> YOKOGAWA CENTUM -> System View.
4. Untuk memastikan tidak ada perbedaan waktu antara aplikasi project dan program di FCS, lakukan “tuning parameter saving”.
5. Setelah selesai dan tidak ada warning/error, tutup System View.
6. Lakukan backup.
7. Setelah proses backup selesai, copykan Folder backup di computer HIS backup ke drive D (folder backup) di computer EWS.
8. Setelah itu buka System View kembali.
9. Buka folder project XYZ -> FCS0x0y -> IOM -> Node 4 -> pilih Discrete Input yang punya channel spare. Cth: 1-2ADM11C.
10. Setelah itu masukkan data Tagname, Comment dan lainnya di slot spare tersebut, jangan lupa tekan tombol show/hide detail setting items.
11. Setelah itu di download.
12. Setelah sukses, tutup windownya
13. Di System View, buka FUNCTION BLOCK, buka DR0020
14. Pilih ANN-003, klik kanan dan pilih Edit Detail.
15. Masukkan Cause Effect. Tag Switch mengaktifkan Tag Alarm (buah tag baru).
16. Setelah itu di download dan close windownya.
17. Di System View, buka MESSAGE.
18. Buka AN0101, Annunciator.
19. Tambahkan Tag Alarm di bagian spare dan Messagenya. Pastikan Switch Posisi sudah benar. Jangan lupa tekan tombol show/hide detail setting items.
20. Tentukan Alarm Levelnya.
21. Setelah itu di download.
22. Setelah sukses, tutup windownya
23. Jika diperlukan untuk tampilan Window HIS nya
a. di System View buka HIS nya EWS.
b. Buka WINDOW
c. Pilih lokasi Window yang statusnya ingin ditampilkan.
d. Jika sudah selesai, lakukan Download.
e. Copy shortcut window ke HIS yang lain dan lakukan download to HIS.

24. Function Tes Discrete input dengan menjumper terminal dan melepasnya.
25. Amati apakah Alarm muncul atau tidak.
26. Amati ada perubahan status di Window yang sudah ditambahkan status DI tersebut (jika ada) termasuk di window HIS lain.
27. Apabila sudah ok, keluar dari system view dan backup
28. Setelah itu baru kita pasang kabelnya dan tes dari Switch
29. Jika sudah sesuai Status dan Alarmnya maka tutup System View dan backup kembali.
30. Setelah proses backup selesai, copykan Folder backup di computer HIS backup ke computer EWS.
31. Backup ke USB Flash Disk maintenance khusus DCS backup.
32. Log off Administrator dan login kembali ke CENTUM

Nah tinggal nanti dieksekusi, kalau ada perubahan tinggal diupdate.

Demikian sharingnya…
siapa tahu ada rekan yang butuh…

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

Ditulis dalam DCS. Tag: , , , . 3 Comments »

Info tentang Solar Turbines Turbotronic 5


Bismillah

Sekedar sharing …

kemarin kami dapat kunjungan dari Solar Turbines dan PTI.
Seperti biasa membahas isu-isu atau masalah yang kami hadapi.

Nah sekalian kami minta share info Turbotronics yang baru seperti apa.

Turbotronic adalah nama control system dari Solar Turbines yang digunakan di Compressor dan Generator Control System.

Berikut summarynya:

  • Turbotronic sudah versi baru yaitu Turbotronic 5 –> ternyata sejak 2016
  • PLC yang dipakai masih Controllogix XT. –> kirain XT sudah tidak ada. Ternyata masih ada.
  • HMI masih TT4000. –> kirain ganti nama juga jadi TT5000. 🙂
  • Komunikasi pindah dari ControlNet ke Ethernet Ring. –> Akhirnya ikut standarisasi Allen Bradley. Pindah ke Ethernet.
  • Module Vibrasi sudah tidak pakai Bently Nevada 1701 tapi Allen Bradley XM-1444. –> Wah Bently padahal sudah bertahun2 dipakai Solar, skrg sudah pindah. Tapi masih opsi pakai BN-3500 sesuai request. Ini harus diperhatikan juga mengingat masih banyak Unit yang memakai produk Bently. Kalau benar2 obsolete, mau tak mau harus upgrade Vibration Monitornya dulu.
  • Fire & Gas System yang dipakai masih EQP tetapi dengan komunikasi Ethernet bukan ControlNet lagi.
  • dll
Turbotronic Life Cycle Phases

Turbotronic Life Cycle Phases

 

Vibration Life Cycle Plan

Vibration Life Cycle Plan

 

Silahkan buka link berikut untuk menambah info:

Demikian sharingnya. Semoga bermanfaat.

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.

troubsleshooting dan penggantian 1788-CN2DN, Control Net to Device Net Linking Device


Bismillah

sekedar sharing ….

Alhamdulillah bbrp hari yang lalu juare97 dan rekan2 field maint. berhasil mengkonfigurasi ulang dan memasang Device baru 1788-CN2DN ke Control Panel Genset yang sebelumnya alat yang terpasang tsb rusak.
1788-CN2DN adalah Control Net to Device Net Linking Device.

Device ini terkoneksi dengan device vibration dan backup overspeed, dimana datanya akan di baca PLC Controllogix via ControlNet.

1788-CN2DN

1788-CN2DN

Untuk mengkonfigurasi device ini kita gunakan Software RSNetworx for DeviceNet.

Awalnya coba download langsung dengan backup an file dari vendor ternyata tidak bisa. Pakai upload device yang existing yang rusak juga tidak bisa. Setelah berkali-kali mencoba akhirnya ada setitik harapan dimana sempat ada komunikasi tetapi mapping datanya salah.

Setelah kembali ke file konfigurasi vendor dan mencontoh isi mappingnya dan mendownload ke device kembali akhirnya berhasil running dengan baik.

1788-CN2DN Scanlist & Input Setting

1788-CN2DN Scanlist & Input Setting

 

Rangkumannya sbb. untuk maintenance/penggantian device berikutnya.

Hal yang dilakukan saat penggantian Device 1788-CN2DN.

  1. Gunakan File dnt terakhir yang sudah confirm bisa dipakai.
  2. Buka file ini di RSNetworx
  3. Onlinekan dengan Device ini.
  4. Cek jika ada tanda mismatch atau revision error di device2nya. Perbaiki dengan buka properties device dan di OK kan.
  5. Setelah OK semua, download ke device 1788-CN2DN. Pastikan kunci processor Controllogix di posisi PROG.
  6. Setelah selesai download, Kembalikan kunci RUN di processor Controllogix.
  7. Setelah itu tinggal function test vibrasi
  8. Function test backup overspeed hanya bisa saat engine running.

 

Hal yang dilakukan saat penggantian Device XM-120 & XM-220.

  1. Pastikan alamat module disesuaikan, cek dengan software Entek.
  2. Lakukan langkah “Hal yang dilakukan saat penggantian Device 1788-CN2DN”

Demikian sharingnya.

Semoga bermanfaat.

 

Artikel PLC / HMI lainnya:
https://juare97.wordpress.com/plc-hmi/

_________________
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain.