troubleshooting compressor BDC – Agustus 2012


beberapa minggu yang lalu sebelum lebaran ada pekerjaan reprogramming salah satu compressor di salah satu plant kami.

Nah pas pekerjaan ini melibatkan Field Maintenance dan Maintenance Engineering semua disiplin (Electrical, Instrument dan Mechanical) + operator.

Jarang-jarang bisa sekomplit ini padahal compressornya kecil saja.

Mungkin karena pas waktunya dimana mechanical menangani masalah compressor dan koplingnya. Electrical pegang masalah motor dan drivenya, sedangkan kami, instrument, ngecek program PLC dan HMInya.

Nah berikut ada photo dari teman yang kebetulan mengabadikan… (sudah jarang nich photo2 di tempat kerja)

kerja full team

kerja full team – cek program

photo diatas saat kami sedang ngecek program PLC nya.

3 Tanggapan to “troubleshooting compressor BDC – Agustus 2012”

  1. Ajat Jatnika Says:

    Assalamualaikum Pak Juni ,
    saya ada masalah mengenai configurasi 1769-IF16C pada MicroLogix 1500 LRP. Transmitter kami 4-20mA tidak terdeteksi nilainya di program RSLogix 500.Versi 8.10 CPR 9
    Alarm dan configurasi yang belum disetting terlampir dan berapa nilai yang harus dimasukkan?. Terimakasih atas bantuan dan petunjuknya.

    Wassalamualaikum

    Ajat Jatnika

    • juare97 Says:

      wa’alaikumsalam wr.wb.

      saya blum pernah pakai … tapi apakah sudah dilihat user manualnya mas… cari di google dengan kata kunci “1769-if16c”
      setelah itu lihat Installation Instructionsnya.

      biasanya yang dilakukan adalah:
      1. cek wiring apakah sudah sesuai dengan instalasi transmitter 4-20mAnya. Lihat juga apakah butuh power external atau tidak. (istilah lain voltage sink atau source)
      2. cek di rslogix:
      – apakah modulenya dikenal di rslogix500 yang terpasang. Kalau belum mungkin bisa di download EDS Filenya dari web AB lalu update di bagian RSLinx –> Tools –> EDS hardware installation tools.
      – I/O configuration, apakah channelnya sudah di enable. Apakah sudah terconfigurasi untuk 4-20 mA, dll.
      3. tes dengan inject 4-20mA di terminalnya. Lihat di RSlogix address I:x apakah ada perubahan. Kalau ada tinggal cek 4 mA dimana dan 20 mA berapa. Ini untuk buat scalingnya nanti pakai Instruksi SCP (Scale with Parameter).
      4. Kalau ada perubahan data di RSlogix saat simulasi inject 4-20mA maka masalah bukan di terminal sampai PLCnya.
      5. Kalau ternyata tidak, maka harus dipastikan dulu instalasi wiringnya sudah benar dari terminal sampai IO Modulenya.
      6. kalau masih belum bisa juga, coba kontak transavia atau rockwell indonesia…

      terima kasih

  2. Ajat Jatnika Says:

    Pak Juni,

    Baik akan saya coba langkah langkah diatas dan terimakasih atas bantuannya.

    Wassalamualaikum.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: