akhirnya bikin juga blog di wordpress setelah terinspirasi dari blog nya novakurniawan … kayaknya sih disini lebih ok dari blognya friendster …
untuk mengetahui tentang saya lebih jauh … kunjungi aja friendster saya di www.friendster.com/juare97 atau website saya yang kebetulan belum sempat di update lagi isinya … di http://juare97.tripod.com dan kalo mau lihat video2 saya … bisa akses di youtube … cuman sampe saat blog ini di tulis … baru satu video aja …. jalan2 di KL M’ysia pada malam hari … naik taksi … pas temenin teman cari klinik disana …. dia lagi sakit gitu … padahal besoknya mau jalan2 ke genting bareng2 ….. yah akhirnya dia nggak jadi ikut …. saya berangkat sendiri ….. anyway … thanks banget buat tumpangannya “Son CK” selama saya di KL ….. nyaman tuh condo nya ….
(kapan yah gw bisa jadi expat ….
oh ya … sapa tahu ada yang bertanya-tanya tentang nickname juare97 …. saya bikin id juare97 ini waktu jaman kuliah …. karena waktu itu kami bikin account di server kampus … jadi lumayan bingung kira2 apa yang enak yah … nah akhirnya tercetus … ambil dari singkatan nama aja …. jadi …. JU itu adalan JUni … nama depan saya …. AR .. adalah ARdi … dan E97 adalah singkatan dari Elektro 97 …. yah saya kuliah jurusan elektro masuk pada tahun 97 di depok …. you know lah ….. ”We’re the yellow jacket” … (kalo nggak tahu … kuper banget lah :p … ndak pernah ikut UMPTN atau SPMB kale yah … hihihihi … ) ..
November 21, 2008 pukul 1:21 pm
salam kenal mas agus …
ini maksudnya personal nya dari tempat kamu yah..
sebetulnya kalo sudah ada background IT (programming), untuk ke Wonderware jadi mudah … karena konsepnya Wonderware Intouch HMI lebih banyak ke mapping data dari PLC .. selebihnya adalah programming saja. Itupun sudah tersedia kode-kodenya. jadi tinggal baca user manualnya saja (sudah termasuk di CD installannya).
Nah yang jadi masalah adalah di PLC nya. Minimal harus punya pengalaman dengan PLC. atau Kalo blum minimal tahu diagram listrik atau sistem digital. belajar sendiri agak repot lebih baik ditrainingkan saja sesuai dengan PLC yang akan dipakai. Jadi untuk implementasi lebih cepat.
Kalau ada contoh system PLC yang sudah jadi dan Softwarenya sangat membantu sekali dalam belajar.
semoga membantu …
November 21, 2008 pukul 5:53 pm
Betul Mas Juni personnelnya memang dari karyawan sendiri ada 3org (IT dan yg tahu PLCnya)
Terus terang Mas nanti saya akan banyak konsul yah…
Rencananya sih, perusahaan kami implementasinya 2 tahap, pertama yang penting bisa integrasi aja dulu…
Oh ya, saya sudah survey hardwarenya ada controller UMC 800, kalo ga salah merknya honeywell.
Makasih sarannya
November 22, 2008 pukul 2:58 pm
mas agus,
untuk wonderware bisa kontak ke trimaxindo langsung saja …
mereka bagus kok supportnya …
kalau honeywell saya belum pernah pakai …
November 25, 2008 pukul 5:08 pm
Assalamu’alaikum wr.wb,
Mas Juni, maslah atau kendala2 apa aja ya yang biasanya ada pada saat proses otomasi?
Terimakasih
November 25, 2008 pukul 6:00 pm
Maksud saya, pada saat implementasi…
Terima Kasih
November 25, 2008 pukul 6:03 pm
wa’alaikumsalam wr.wb.
maksudnya ketika sudah production?
atau lagi tahap project ….?
kendala ini banyak macamnya …
karena mengatur suatu system …
maka ada kaitannya dengan disiplin lain seperti elektrikal, instrumentasi, piping, mechanical, process, dll …
wassalam,
November 25, 2008 pukul 6:21 pm
saat implementasi yah ….
jadi mungkin pada saat commissioning yah ….
kalo pengalaman saya sih …
kalo design prosesnya salah … tentunya bakalan banyak masalah … yang diinginkan sama client tidak bakalan tercapai … jadinya bakalan pusing nanti programmernya … harus bikin program ulang trus…
makanya sebelum eksekusi … harus benar2 matang design ini …. dan disetujui oleh semua disiplin baik di pihak contractor dan client …
trus bila drawing tidak bagus … maka akan ditemukan banyak masalah di wiring nya … akhirnya harus cabut pasang …. yang parahnya lagi bisa merusak device … misal pompa …. kalau ketukar wiringnya dengan pompa yang lain …. disaat pompa itu harus shutdown, tidak bisa …. karena kesalahan itu … akibatnya pompa menjadi rusak ..
si programmer sendiri ketika commissioning ini diharapkan sudah menguasai programming plcnya … karena ada kemungkinan untuk re-programming … memperbaiki/menambah/mengurangi program ….
waktu, biasanya schedule yang ketat menyebabkan kita harus lembur sampai malam berhari-hari …
nah badan harus fit trus …. biar kerjaan bisa lancar …
alat instrument terkadang ada yang rusak juga …
atau ada yang harus dikalibrasi ulang ….
kalo rusak kita harus punya spare sehingga bisa cepet diselesaikan masalahnya karena dikejar deadline …
dan lain sebagainya …..
intinya sih .. yang terlibat disini .. apabila masing2 disiplin dipegang sama yang ahlinya … insyaAllah masalah2 itu bisa diminimalisir… dan bisa cepat diatasi …
November 25, 2008 pukul 7:26 pm
Sebelumnya maaf Mas mungkin saya kurang detil memberikan informasinya, mungkin akan saya jelas latar belakangnya ya…
sekarang statusnya sudah produksi
Yang sebenarnya ini kita mau meningkatkan effektifitas proses produksi dan mengurangi human error dalam proses produksi maka diperlukan sistem untuk mengontrol proses produksi penjernihan air. Artinta beberapa peralatan instrument, monitoring dan controler sudah terpasang (terinstall) cuman masih di kontrol manual, jadi statusnya sekarang kita mau beli software HMI dan mengimplementasikannya… Tahap I yang penting bisa mendisplay dan mengambil data dari semua proses produksi dari instrument yg ada…jadi saya mau bentuk team personnel yang terkait siapa aja Mas dan mungkin tambahan kendala2nya….
Sekali lagi mohon Maaf Mas dan terimakasih atas semua jawabannya InsyaAlloh ini sangat bermanfaat buat saya
November 26, 2008 pukul 2:26 pm
HMI ndak bs langsung ambil …
jadi pasang PLC dulu …. instrument2 ini masukkan ke PLC … dan di control oleh PLC …
HMI tinggal ambil data dari PLC buat monitoring …
personel terkait yah …. mungkin saya menggambarkannya seperti ini …
#orang electrical … kan butuh power/listrik … trus kalau ada pumpa pasti ada motor … motor di pegang orang listrik ..
#pompa dipegang sama orang mechanical …
#alat instrumentasi misal level transmitter, pressure transmitter di pegang sama orang instrument
#plc dan hmi bisa di gabung, dipegang sama orang instrument yang bisa programming.
#pipingnya bisa dipegang sama orang mechanical …
#orang process atau orang produksi yang mengerti cara kerja proses … ini bisa dipegang juga sama orang instrument …
kalo masalah … yah kira2 seperti yah disebutkan sebelumnya … mirip2 lah …
Januari 31, 2009 pukul 1:45 am
Salam kenal, tukeran link boleh ya Mas…
Rgds,
Chandra MDE
Februari 5, 2009 pukul 5:54 am
boleh mas chandra …
Februari 24, 2009 pukul 10:49 am
salam kenal Mas ,saya baru bekerja di bidang PLC,buat gas turbin combine sama boiler,semoga bisa sharing ya mas juni,oh iya mas juni pernah ngajar di NF tdk,dulu saya pernah kursus di nf dan salah satu gurunya ada yg bernama juni.
Februari 24, 2009 pukul 1:14 pm
salam kenal juga …
saya juga baru mempelajari PLC Solar Turbine …. masih cetek ilmunya …
yah kita saling sharing ilmu saja ….
saya dulu ngajar matematika di NF periode 1997 – 2002 ..
biasa di Klender hari minggu ..
kadang juga bantu2 di Cempaka Putih, Kenari, Mampang, dll …
kamu NF dimana?
Februari 25, 2009 pukul 1:27 am
ass wr wb,benar juga ternyata ini kak juni yg di nf klender
kak mau sharing,mungkin ada pengalaman,saya lg pake HMI Proface seri gp 2301 PLC nya omron CSID 65H,biasa komunikasi VIA serial type nya Host link.trus ada tugas untuk coba komunikasi cara lain ,dengan modbus,saya awam bgt dengan modbus,mungkin ada saran type modbus apa yg bisa saya pakai,biar saya browsing modbusnya lebih terarah,trus siapa jadi master and siapa jadi slave.trims ya kak
wass wr.wb
Februari 25, 2009 pukul 8:43 am
wa’alaikumsalam wr.wb.
wah saya belum pernah pakai baik Proface maupun Omron.
tapi modbus sih sudah pernah pakai. Waktu itu pakai PLC Modicon Quantum dan Scada Pack.
intinya sih sama saja dengan menggunakan komunikasi lain. Yang penting sudah terjalin komunikasi (termasuk kabel dan koneksi pin2nya benar)..
ada yang bisa langsung di ambil data dari addressnya dan ada yang harus dimapping terlebih dahulu (misal AB SLC pakai Prosoft, harus mapping dahulu ke register N)…
mengenai konfigurasi Master dan Slave, biasanya sih yang jadi Master yang menjadi Controlller Utama atau pusatnya. atau bisa juga berupa DCS.
Modbus yang saya tahu itu ada Modbus (Serial), Modbus Plus dan Modbus Ethernet (TCP/IP) …
pada umumnya yang saya lihat kalo PLC lain atau DCS pakai modbus, maka yang dipilih adalah Modbus (Serial).
Nampaknya sih lebih reliable. Cuman masalahnya kabelnya pendek saja.. kurang dari 15 Meter / 50 Feet.
Tetapi tidak menutup kemungkinan bisa pakai Modbus Ethernet juga.
coba kontak tonai, ada linknya di blogroll saya di kiri atas … dia suka pakai omron tuh …
mungkin segini dulu …
moga2 bisa nambahin info walaupun sedikit.
wassalam,
Maret 21, 2009 pukul 5:00 am
rahbanu…kebetulan saya juga ada project HMI proface protokolnya modbus…., begini mungkin aku bisa share pengalan ku ke kamu , kebetulan PLC yang saya gunakan buatan korea bukan dari twido atau modicon yang jelas2 pasti memiliki protokol modbus, memang awalnya dari sana modbus itu… saya komunikasikan HMI proface GP571 ke PLC LG master-k awalnya si tidak mungkin proface ke master-k PLC karna di sofware proface tidak ada PLC LG yang ada siemens ,schnaider elec, ab, omron dan bla222…
tapi si master-k ini dia punya protokol yang namanya modbus ..jadi si proface ini jadi master modbus RTU dan PLC nya jadi modbus RTU slave…ya selamat mencoba aja .
yang jelas kalo modbus harus lah tau Maping addres nya si PLC untuk di baca di Proface…harus di conver dari hex ke desimal trus ke hex lagi..
salam,
bayu siswoyo, bayu.siswoyo@gmail.com
April 6, 2009 pukul 3:38 am
Salam kenal mas Juni..
Salut dengan pengalaman yang buaanyak, dan kemauan untuk terus share dengan semua orang..
Trims buat banyak ilmunya..
Btw, berminat untuk tukar link mas?
Salam,
Handy
http://learnautomation.wordpress.com
April 6, 2009 pukul 5:29 am
salam kenal juga mas handyw …
nanti saya lihat2 link nya yah …
makasih
April 8, 2009 pukul 3:05 pm
salam kenal mas jun, dan tuker link yha
http://www.x-one-automation.blogspot.com
April 8, 2009 pukul 3:11 pm
salam kenal mas juni
lama nimbrung gak pernah nyapa2 hehe
tukeran link mas
http://www.x-one-automation.blogspot.com
April 10, 2009 pukul 11:23 am
Mas Juni, trims sudah pasang link saya di blogroll.
Saya juga pasang punya mas di blog saya..
Terima kasih, good luck..
Juni 11, 2009 pukul 11:19 pm
terima kasih dan good luck juga ….
Juni 22, 2009 pukul 3:12 am
numpang belajar dari ahli-ahli ya
Juli 18, 2009 pukul 3:29 pm
salam kenal dari pemula seperti saya. terima kasih banyak sudah mau sharing pengalaman
Oktober 26, 2009 pukul 3:32 pm
Wah… Mas Juni keahliannya di PLC tho?
Asik.. bisa nanya-nanya nih.
Salam kenal Mas. Saya Sari, baru belajar PLC juga dan baru familiar sama IEC61131.
Kapan2 boleh sharing yak, misalnya ada troubleshooting atau sharing pengalaman di PLC.
Thanks.
Oktober 29, 2009 pukul 2:46 am
salam kenal juga ….
yah bisa sedikit2 … kalau bisa saya jawab, insyaAllah saya jawab … kalau tidak mungkin ada teman2 lain yang bisa mengkomentari …
Oktober 26, 2009 pukul 3:42 pm
Btw, blog-nya saya link di blog saya yak.
Oktober 29, 2009 pukul 2:46 am
ok .. silahkan …