Di artikel nov th. 2007, sekilas pernah saya singgung mengenai bahasa pemrograman PLC.
Berikut saya ulas kembali dengan sedikit lebih detail.
Berdasarkan IEC-61131-3 ada 5 (lima) bahasa pemrograman PLC.
1. Ladder Diagram (LD)
o Merepresentasi relay ladder diagram listrik
o Paling banyak digunakan
o Contoh:
- image002
- image004
2. Function Block Diagram (FBD)
o Program dalam bentuk diagram block
o Mendeskripsikan hubungan atau fungsi antara beberapa input dan output
o Sangat cocok dengan banyak aplikasi yang berhubungan dengan arus informasi dan data di antara komponen kontrol.
o programmer dapat membuat prosedur kontrol yang kompleks
o Contoh:

3. Instruction List (IL)
o Sangat efektif untuk aplikasi yang kecil atau optimisasi bagian dari aplikasi
o list dari instruksi level rendah (low level instructions)
o Terdiri dari operasi-operasi yang distandardkan
o Data manipulation
o Arithmetic
o Branch instruction
o Contoh:
4. Structure Text (ST)
o Umumnya digunakan untuk prosedur yang kompleks
o Bahasa Baku untuk mendeskripsikan aksi didalam step dan kondisi di transisi dari SFC
o Tipe-tipe Statement:
- assignment
- subprogram or function call
- “C” function block call
- Selection (if, then, else, case, etc)
- Iteration (for, while, repeat, etc)
- Control (return, exit, etc)
-Special
5. Sequential Function Chart (SFC)
o Merepresentasikan set dari step-step yang dihubungkan oleh transisi-transisi.
o Aksi dalam step ini menggunakan Bahasa Structured Text (ST)
Nah yang paling banyak dipakai adalah LD (Ladder Diagram).
Saya pribadi baru pakai LD dan FBD.
Semoga bisa memberikan pencerahan bagi yang baru belajar PLC.
Sumber: dari berbagai macam sumber.
—–
Artikel PLC / HMI lainnya:
http://juare97.wordpress.com/plc-hmi/






