Sharing pengalaman.
Sewaktu saya kerja praktek di Tahun 2000, pembimbing saya mengajari dasar PLC Program Ladder Diagram (LD).
Dia kasih contoh program dasarnya seperti di bawah ini.
Dimana Sistem PLC Sederhana ini untuk mengontrol Motor (atau Pompa) dengan 2 buah tombol Push Button (PB) Start dan Stop untuk menjalankan Motor.
Berikut saya tambahkan uraian lebih lengkap supaya bisa lebih jelas memahaminya bagi yang baru belajar PLC ….
Tombol Start dan Stop ini adalah tipe Push Button (PB) Momentary (kalau ditekan maka akan kontak, dilepas akan balik ke posisi semula).
Berikut contoh gambar Push Button (merek: Allen Bradley):
Contoh PB yang terpasang di Pintu Panel:
Untuk memperjelas, berikut di tambahkan Wiring untuk
Input : PB Start & PB Stop dan
Output : Relay untuk ke kontaktor Motor.
Contoh ilustrasi PLC nya …
Penjelasan masing-masing instruksi:
| 1. | Input: Examine On atau biasa di sebut Normally Open (NO) |
Deenergize atau bernilai 0 (misal Saat PB Start belum ditekan, blum kontak) |
|
Energize atau bernilai 1 (misal Saat PB Start ditekan, sudah kontak) |
|
| 2. | Input: Examine Off atau biasa disebut Normally Close (NC) |
Deenergize atau bernilai 0 (misal Saat PB Stop belum ditekan, blum kontak) |
|
Energize atau bernilai 1 (misal Saat PB Stop ditekan, sudah kontak) |
|
| 3. | Output: Output Energize atau biasa disebut Coil |
Deenergize atau bernilai 0 |
|
Energize atau bernilai 1 |
Nah kalau disimulasikan sbb:
Untuk Input dan Output ini Tagnya dalam bentuk Memory Tag, setelah itu bisa dimapping dari/ke IO Tag.
(misal mapping Input dari Local:2:I.Data[0].0 ke Tag “Start”) .
Semoga bisa memberikan pencerahan bagi yang baru belajar PLC.
Catatan:
Ilustrasi program yang dipakai adalah RSLogix 5000 dan disimulasikan dengan RSEmulate 5000 dari Rockwell Automation (Allen Bradley)
Artikel PLC / HMI lainnya:
http://juare97.wordpress.com/plc-hmi/







Deenergize atau bernilai 0 (misal Saat PB Start belum ditekan, blum kontak)
Energize atau bernilai 1 (misal Saat PB Start ditekan, sudah kontak)
Deenergize atau bernilai 0 (misal Saat PB Stop belum ditekan, blum kontak)
Energize atau bernilai 1 (misal Saat PB Stop ditekan, sudah kontak)
Deenergize atau bernilai 0
Energize atau bernilai 1






Januari 18, 2012 pada 2:57 am
Assalamualaikum
Gambaran yang menarik bagi siapa saja yang baru belajar PLC, dan Pak Juni bisa tolong dibantu utuk membuat timing untuk running hours suatu mesin dengan ladder diagram yang sederhana menggunakan RSLogix 5000 dan apabila power PLC off atau processor mode program maka data running hours terakhir tidak ter-reset. Terimakasih atas info dan bantuannya.
Wassalamualaikum
Januari 18, 2012 pada 3:14 am
wa’alaikumsalam wr.wb.
untuk buat program insyaAllah nanti kalau ada waktu luang mengingat untuk nulis butuh waktu lumayan banyak
sedangkan untuk PLC Power Off, insyaAllah data tidak akan hilang selama battery controllernya masih bagus. Kalau sudah habis tegangan batterynya maka tidak cuman data yang hilang tetapi program pun ikut hilang.
untuk processor mode program, data tidak direset. Kecuali kalau di download maka data akan ditimpa dengan file yang baru di download.
wassalam
Januari 18, 2012 pada 7:02 am
Baik Pak Terima Kasih
Januari 19, 2012 pada 10:37 am
Selamat sore pak…
Saya minat sekali belajar PLC,,,tp ga tau harus dari mana….saya cukup mengerti elecktric…khususnya arus kuat….sepertinya dari penjelasan diatas ada yang saya mengerti,,,tetapi bingung…tolong saya,,,,beri penjelasan sebagai pemula…..tenks….
Januari 19, 2012 pada 11:28 am
met malam,
kalau orang elektrik biasanya lebih paham dengan bahasa ladder diagram. Karena mirip dengan sistem kelistrikan (sistem relay).
memang harus dipraktekkan mas, kalau baca saja agak susah untuk memahaminya.
Selain itu artikel ini kan masih kurang komplit, baru membahas program logicnya saja. Masih ada lagi untuk Konfigurasi PLC dan wiringnya seperti apa. Mungkin lain waktu artikel ini diupdate atau saya buat artikel baru.
terima kasih atas kunjungannya.
Januari 19, 2012 pada 1:39 pm
ok, sudah saya tambahkan wiring untuk Module DI dan DO serta ilustrasi PLC nya.
Januari 31, 2012 pada 11:39 am
Ulasannya Cukup Bagus Mas Jun… Semoga Ilmunya Semakin Bertambah dan diberikan Kesehatan untuk Terus Berkarya….
Februari 1, 2012 pada 7:18 pm
amin, terima kasih mas yusrani
Maret 27, 2012 pada 1:37 am
Terma Kasih Pak Juni Ardi Irawan atas sharing ilmunya. Saya benar-benar buta perihal PLC ini karena background saya adalah Teknik Mesin dan selama ini belum pernah bekerja & mengikuti diklat dibidang PLC ini. Gas Plant kami menggunakan PLC Solar Turbotronic TT 4000 Centaur 50
Setelah membaca pelajaran dari bapak diatas saya berharap ini adalah first step to be instrument & control team.
Teruslah berkarya Bapak Insya Allah ini menjadi ladang ibadah (amal shalih) yang tak kunjung putus bapak terima hasilnya hingga di Yaumil Mahsyar kelak. Amin…ya Rabbal Alamin.
Doddy Wendisio
wendisio@gmail.com
wendisio@yahoo.com
April 4, 2012 pada 9:09 am
amin … terima kasih mas Doddy.
intinya sih alah bisa karena biasa ….
awalnya sih harus dikasih tahu dulu step by stepnya… misal oleh teman.
bagaimana cara membuka program, koneksi ke PLC nya (online)…
setelah itu baru belajar bagaimana mengedit program…
sebaiknya ada ruang simulator yang berisi PLC untuk coba-coba…
selamat belajar…
April 19, 2012 pada 2:43 am
Baru saja liat blog ini… Terimakasih Pak Juni Ardi, sudah mau meluangkan waktu untuk berbagi ilmu. Kebetulan saya juga bergelut dibidang PLC, khususnya Control System untuk SOLAR Turbotronic…
Buat Mas Doddy Wendisio kalo mau berdiskusi tentang solar turbotronic bisa lewat email ke adi.inst@yahoo.com
sekali lagi terimakasih banyak Pak Juni Ardi,
Salam,
adi
April 30, 2012 pada 11:50 pm
sama-sama mas Adi.
terima kasih
salam,
Juni
April 6, 2012 pada 8:08 am
Assalamualaikum,
Sore pak..Ulasan-ulasan bapak bagus sekali terutama buat para pemula yang ingin bisa mempelajari PLC dan teknologi kemampuannya seperti saya..saya seorang teknisi listrik industri serta kemampuan saya kurang apabila menemukan panel yang menggunakan PLC..slama ini saya belajar PLC dari browsing kesana-kmari..sampai saat ini saya hanya mampu membuat ladder pada simulator saja alhamdulillah bisa jalan pada simulator tersebut…yang saya ingin tahu bagai meng-aplikasikan Ladder tersebut pada PLC serta koneksi2 baik untuk Pushbottom, Limitswitch, atau yang lainnya…terimaksih sebelumnya…semoga bapak diberikan kesehatan dan limpahan rejeki dengan kebaikan bapak memberikan ilmu kepada orang lain.
April 6, 2012 pada 2:02 pm
wa’alaikumsalam wr.wb.
amin. trima kasih.
untuk ke simulator berarti baru programnya saja (software).
nah untuk koneksi dari PLC ke device, harus baca user manual dari PLC tsb. Biasanya diberitahu bagaimana cara wiringnya.
Tentunya masing-masing hardware berbeda-beda tergantung dari tegangan yang dipakai dan lain sebagainya.
kalau sudah ada PLC yang dipakai, bisa baca wiring diagramnya.
Disini diperlukan pengetahuan untuk membaca wiring diagram. Biasanya orang listrik cepat paham.
Biasanya wiring diagram digroupkan berdasarkan jenis Input Outputnya.
Ada juga yang digroupkan berdasarkan fungsinya.
Mei 19, 2012 pada 3:36 am
mas saya mahasiswa teknik elektro upi , saya tertarik untuk mengikuti pelatihan ya kalau bisa kursus tapi saya ga tau harus dimana ..
mungkin mas bisa ksh saran ..
Mei 22, 2012 pada 4:12 pm
mungkin di poltek atau universitas atau institut terdekat ada yang ngadain.
biasanya sih di teknik elektro atau teknik fisika.
kalau punya duit banyak, bisa langsung kontak vendornya PLC AB (transavia), PLC Siemens, dll….
biasanya harga trainingnya dalam dollar….
Mei 23, 2012 pada 11:05 am
Assalamualaikum,, selamat palam pak,
saya punya pertanyaan, bagaimana dengan ladder diagram kita bisa menyimpan data di memory plc?
misalnya data biner 1001 disimpan dalam memory, lalu nantinya dibandingkan dengan input, data tersebut pinginnya bisa tersimpan walau plc dimatikan,,
maaf merepotkan, terimakasih
Mei 29, 2012 pada 7:28 am
wa’alaikumsalam wr.wb.
biasanya data-data ini bisa disimpan selama PLC ini mempunyai battery backup di module CPU / controllernya.
yah tergantung PLC yang dipakai.
wassalam,
Mei 31, 2012 pada 5:28 pm
cara kita menyimpan data tsb dengan ladder diagram gimana pa?
Mei 31, 2012 pada 6:31 pm
yang sederhana bisa pakai MOVE
Juni 6, 2012 pada 4:26 am
di softwarenya festo saya belum menemukan instruksi move pa,,
Juni 6, 2012 pada 6:22 am
saya blum pernah pakai festo.
yang biasa saya pakai umumnya PLC ada instruksi MOVE ini.
Biasanya dipakai untuk memindahkan suatu nilai/address/tag ke address/tag lain yang setipe (integer/real,dll).
kalau nggak ada mungkin ada perintah yang lain yang serupa?
atau di festo hanya bisa discrete saja kah?
Juni 11, 2012 pada 9:02 am
http://www.mediafire.com/?9y61xeq52mjoqbv
ini saya upload file helpnya, mungkin bapa bisa bantu saya menginterpretasikan ke bahasa kita,,
ada instruksi TO yang mungkin agak mirip,,
Juni 11, 2012 pada 11:53 am
saya tidak bisa bukan media fire, di block internet kantor.
Juli 9, 2012 pada 4:24 pm
mas share ilmunya berguna banget buat yg newbie bgt ky saya tks, mnmal sdh ada gmbaran krn sblmny sy cr2 artikel PLC g prnh mudeng….
Juli 9, 2012 pada 6:45 pm
alhamdulillah …
terima kasih..
Agustus 13, 2012 pada 4:11 pm
Selamat Sore pak..
Klo bpk berkenan silahkan send ke email saya edi_reja@yahoo.com
Saya sangat antusias untuk mengenal dasar PLC sampai dngan yang lebih Super.. (Super apa yah) Ħë •̃͡-̮•̃͡Ħë •̃͡-̮•̃͡Ħë..
Karena saya bekerja di perusahaan tambang yang memakai sistim kerja PLC..
Agustus 17, 2012 pada 6:50 am
maksudnya dikirim apa mas … artikel training PLC kah?
kebesaran filenya mas … maaf tidak bisa.
searching di google banyak kok …
mulai dari dasar dulu … setelah itu coba lihat PLC yang dipakai, nah tinggal buka web nya dan download manual/user guidenya. syukur-syukur kalau ada demo softwarenya yang bisa di download sekalian.
November 6, 2012 pada 10:17 pm
ini memakai program PLC nya apa mas ?
November 9, 2012 pada 7:45 am
sudah saya tulis di bagian bawah mas ..
—
Ilustrasi program yang dipakai adalah RSLogix 5000 dan disimulasikan dengan RSEmulate 5000 dari Rockwell Automation (Allen Bradley)
—
RSLogix 5000 ini untuk program PLC Controllogix & Compact Logix.
November 7, 2012 pada 7:58 am
assalamualaikum ya sahabat..disini saya ada satu masalah tentang plc dalam penulisan ladder diagram, saya harap saudara dapat membantu saya untuk menulis ladder diagram tersebut, diberi situasi spt berikut,
Plastic clamping machine, plastic component are to be joined together by the application of adhesive, heat and pressure. Operation starts when a push button is activated. Two cylinder will clamp the product. Next, a compression cylinder will reach the forward end position and component are to pressed together for 10 seconds. After that, the clamping cylinders will automatically to its starting position. Then, the compression cylinder will retract. After running 20 times, the process will stop 1 minute for maintenance service by the operator. The process will continue running until the stop button is pressed.
saya berharap saudara dapat membantu permasalahan saya ini…
November 18, 2012 pada 6:30 pm
wa’alaikumsalam wr.wb.
maaf mas, ini tugas buat apa yah? kalau untuk kantor atau kampus, nampaknya saya tdk bisa bantu buatkan laddernya.
saya hanya kasih petunjuk saja. Bisa pakai sequence step program atau pakai normally open/normally closed dan untuk timer masing2 tentunya dikasih timer on delay / off delay. Sedangkan untuk 20x nya bisa pakai instruksi counter up.
terima kasih.
wassalam
Februari 13, 2013 pada 5:14 pm
sebaiknya dibuat dalam bentuk flow chart sederhana mas
November 8, 2012 pada 4:32 pm
Salam kenal mas Juare97..blog nya bagus, banyak informasi berharga.
Untuk sharing bisa berkunjung ke blog saya
http://www.komputerkendali.wordpress.com (baru belajar nge-blog)
Ditunggu saran dan kesannya.
Salam,
Budi
November 9, 2012 pada 7:50 am
salam kenal juga …
sekilas sudah saya lihat-lihat …
trus di update yah blognya dan sharing2 ilmunya …
terima kasih …
November 20, 2012 pada 8:37 pm
good good
November 20, 2012 pada 11:58 pm
Asalamualaikum Pak, pak saya mau tanya input plc saya berjenis transistor, apa bisa pak di modif ke bentuk analog input, soalnya saya mendeteksi tegangan 5 volt
November 21, 2012 pada 8:13 am
wa’alaikumsalam wr.wb.
tergantung module analog input yang dipakai mas.
apakah 1-5 VDC atau 4-20mA atau lainnya.
Selama masih masuk range module tsb insyaAllah bisa asalkan wiring mengikuti petunjuk dari instalasi manual modul tsb.
wassalam.
November 21, 2012 pada 6:57 pm
asslmkm.,
pa kira2 untuk mudah memahami tentang plc, ladder diagram, rs logix, dll.., buku apa yg cocok untuk di baca pak,…!!
terima kasih,.. wss,…
November 22, 2012 pada 8:25 am
Waalaikumsalam,
Pak Arif jika ingin belajar dasar dasar PLC sangat banyak bukunya bisa didapatkan di toko buku, browsing atau belajar melalui orang lain yang lebih dahulu tahu PLC. Setelah memahami dasar dasarnya kemudian pengenalan terhadap pabrikan pembuatnya. Misal PLC Allen-Bradley mengeluarkan PLC 5, SLC 500, ControlLogix 5000 dll. Ada perbedaan diantara ketiganya tetapi jika memahami salah satu bahasanya maka InsyaAllah dengan mudah memahami yang lainnya karena secara prinsip semua PLC sama yang berbeda adalah perintah yang digunakan. Semoga bisa membantu.
Wassalamualaikum
November 22, 2012 pada 8:51 am
wa’alaikumsalam wr.wb.
btul kata mas ajat.
kalau kita sudah tahu dasarnya maka ke PLC mana pun mirip-mirip.
Umumnya semua PLC punya ladder diagram.
paling bagus sih praktek langsung jika PLC nya ada. Sehingga kita bisa coba software (programming) dan hardwarenya (instalasi, wiring, dll).
Tetapi kalaupun tidak ada terkadang ada yang kasih software PLC dan simulatornya untuk dipelajari.
pernah saya tulis di blog dengan link berikut: http://juare97.wordpress.com/2010/05/09/software-plc-gratis-rslogix-micro-starter-lite/
selain itu vendor PLC ini kasih pdf nya misal user manual, instalasi manual, dan lain sebagainya. Bisa di download gratis asal tahan bacanya. Soalnya banyak btul. Yah tinggal dipilah-pilah sesuai kebutuhan.
sekedar sharing, kalau saya belajar PLC ini karena kebetulan awal saya bekerja berhubungan dengan project PLC. Sehingga mau tidak mau harus mempelajari lebih detail bahkan sampai larut malam
wassalam.
Januari 3, 2013 pada 10:17 am
kalau untuk analog ladder nya gmana mas???
Januari 3, 2013 pada 10:31 am
belum sempat saya bikin contohnya …. insyaAllah kalau ada waktu yah.
Januari 29, 2013 pada 7:10 pm
ebook yg langkap untuk plc ada gak gan?
Januari 29, 2013 pada 8:17 pm
kayaknya ada gan, coba aja cari di mbah google …
tapi mungkin isinya umum ..
kalau mau spesifik ke PLC masing-masing misal Allen Bradley bisa buka web nya … http://www.ab.com
literaturenya lengkap juga kok …
PLC Siemens juga …
Februari 5, 2013 pada 5:43 pm
Titip lapak bos,
Bagi yang mencari kebutuhan peralatan automation seperti, PLC, training kit, kabel PLC dll bisa mengunjungi lapak kami di : http://jogloware.wordpress.com
Februari 5, 2013 pada 9:24 pm
ok, silahkan …
Maret 8, 2013 pada 11:43 am
selamat siang, mas
ada modul buat belajar PLC bagi awam g mas??kalo ada apa nama modul tersebut berserta contoh contohnya
terima kasih banyak atas informasinya
Maret 9, 2013 pada 5:51 am
di internet sudah banyak mas … di blog saya ada sebagian .. dan ada saya kasih link ke web lain seperti http://www.plcs.net
April 11, 2013 pada 10:04 pm
assalamualaikum
pak minta simulator program touchcreen dong
untuk panel opration plc.supaya sincron dgn ladder yg yg dirancang
April 11, 2013 pada 11:52 pm
wa’alaikumsalam wr.wb.
wah maaf saya tidak punya.
terima kasih
wassalam
April 12, 2013 pada 8:42 am
touch screen apa yah ???
April 25, 2013 pada 11:20 am
Assalamu’alaikum mas Juare 97. terimakasih dan Alhamdullilah telah banyak informasih yang di berikan melalui situs ini.
sangat berguna sekali.
tolong kiranya ditambahkan dan diberikan pengetahuan yang baru di posting ini.
mudah-mudahan menjadi ladang amal bermanfaat. amin
April 25, 2013 pada 11:45 am
wa’alaikumsalam wr.wb.
amin.
insyaAllah saya tambah trus mas.
Klik saja dibagian atas HOME atau page PLC-HMI … insyaAllah ada yang baru …
wassalam,
Mei 17, 2013 pada 4:24 pm
Assalamualaikum wr.wb
mas juare97 saya ingin coba membuat istalasi lampu gedung mati dan menyala secara otomatis setiap 12 jam dengan sistem kendali PLC, planing ini saya buat untuk skripsi saya, jika berkenan mas juare mau bantu, saya amat berterimakasih…
mohon tutorialnya mas, ada contac atau email yg bisa saya hubungi?
sebelumnya terimakasih
wassalam wr.wb
Mei 17, 2013 pada 6:16 pm
wa’alaikumsalam wr.wb.
silahkan ditanyakan disini saja …
untuk buat ini tidak sulit ..
apabila PLC nya punya Address/Tag yang berisi Jam, tinggal pakai Address ini saja.
Pakai Comparison Greater Than dan Less Than saja untuk mengenergize lampu tsb.
kalau tidak ada, mungkin bisa dicoba dengan Timer On Delay / Timer Off Delay
wassalam
Mei 21, 2013 pada 10:23 am
Assalamualaikum wr.wb. blognya bagus pak,mengajarkan PLC, kebetulan saya juga berkerja
di bidang automation ini blog saya http://plctutor.wordpress.com/ nambah referensi yang ingin belajar PLC
wassalam
Mei 21, 2013 pada 12:12 pm
wa’alaikumsalam wr.wb.
terima kasih…
blog anda juga bagus … semoga trus diupdate yah…
wassalam