Wonderware IOServer ABKF2 bermasalah

beberapa hari yang lalu sempat ada masalah di ABKF2 di salah satu HMI kami…

akses datanya selalu nyambung … putus … nyambung … putus … nyambung …. kayak lagunya BBB … :D

HMI ini memakai 2 layar … WinXP SP2 … Intouch 7.1
konek ke SLC via KF2 (DH+ to Serial)

lucunya ketika pakai backup yang lama yang masih pakai satu window jalan dengan baik, tetapi ketika layarnya dah mulai2 di geser ke window ke-2 dan di matikan viewernya … dan dijalankan viewernya mulai putus … nyambung …putus … nyambung … lagi …

akhirnya pas hari ke-2 …. dicoba cek address mana yang error alias kagak ada di SLC nya … lalu dibuat di SLC addressnya … tetap nggak pengaruh juga …

nah setelah itu dicek access namenya di intouch …

di delete satu2 topic name yang nggak kepakai dengan membandingkan topic name yang ada di ABKF2 …

baru pas sudah ke delete semua yang tidak ada itu … bisa berjalan … puih ….

alhamdulillah …  jadi bisa OFF duty dengan tenang ……..

yang jelas penyebab utamanya tidak tahu kenapa sempat jadi error … padahal dah sempat 1-2 bulan jalan dengan baik…

tapi maklum aja lah banyak tangan yang pegang system ini ….

yang penting dah jalan lagi … hehehehe …

adakah rekan2 yang mengalaminya …. ??

silahkan di share ….

Training – Commissioning & Maintenance Baterry Ni-Cd SAFT

beberapa hari yang lalu kami kedatangan tamu dari SAFT France (Technical Service Manager battery SAFT NIFE), SAFT Spore dan Agentnya SAFT di Indonesia (PT. Talenta Mas JKT).
kebetulan karena kita baru beli battery dari mereka dan termasuk dalam kontrak pembelian.

Orang dari SAFT Francenya orang sweden yang tinggal di Belanda.
dia memberikan training satu hari untuk commissioning dan maintenance battery.

berikut yang bisa kami dapat dari mereka (diambil dari reportnya teman electrical eng. :) )

Untuk pemasangan baru, battery nicad cadmium wajib dilakukan commissioning supaya kapasitasnya mencapai 100%, jika tidak maka capacity yang diperoleh tidak sesuai dengan name plate dari battery tersebut (misalnya hanya 80% dari Ah nominalnya).

Prosedure commissioning-nya sbb:

a. Untuk battery yang disimpan lebih dari 6 bulan :

  • Lakukan charging dengan tegangan high rate sebesar 1.65 volt /cell selama 30 jam, arus charging minimum 0.2 x Ah (contohnya yaitu 36.8 Amp untuk 184 Ah).
  • Kemudian dilakukan discharge dengan arus 0.2 x Ah sampai tegangan battery tinggal 1.1 volt/cell.
  • Kemudian charge lagi dengan tegangan high rate sebesar 1.65 volt/cell selama 24 jam atau tegangan 1.55 volt/cell selama 48 jam.
  • Selanjutnya charge dalam kondisi floating dengan setting 1.42 volt/cell untuk type SBL, atau 1.42 volt/cell untuk type SBL

Untuk battery yang disimpan kurang dari 6 bulan :

  • Lakukan charging dengan tegangan high rate sebesar 1.65 volt /cell selama 30 jam, arus charging minimum 0.2 x Ah (contohnya yaitu 36.8 Amp untuk 184 Ah).
  • Selanjutnya charge dalam kondisi floating dengan setting 1.42 volt/cell untuk type SBL, atau 1.42 volt/cell untuk type SBL

Periodic maintenance

  • Untuk cleaning battery nicad cadmium, hanya diperbolehkan menggunakan air bersih, sama sekali tidak boleh menggunakan campuran detergen atau chemical apapun.
  • Pengukuran tahanan dalam battery dan specific gravitiy untuk battery nicad cadmium tidak diperlukan, hanya penting untuk battery lead acid.
  • Wajib dilakukan pengukuran tegangan tiap cell (dalam kondisi battery terhubung dengan BC).

tambahan dari rekan lain:
Ada sedikit tambahan untuk prosedur commissioning, saat charging/discharging battery harus dilepas dari real load, dimana hal ini sulit untuk kita lakukan kecuali kita punya redundant system.

bule satu itu memang sangat menguasai produknya.

Technical Service Manager memang worthed lah.

mungkin pegangannya itu trus akhirnya jadi spesialis banget disitu.  :)

alhamdulillah dia mau share banyak sehingga kami bisa belajar banyak dari dia. :)

Ditulis dalam technical. Tag: , . 2 Komentar »

Wonderware Intouch – 2 (dua) Layar Monitor

beberapa bulan yang lalu ada kerjaan untuk mengupgrade HMI di Mutiara.
Komputer ini masih memakai Windows NT dan menggunakan 1 layar monitor.
Intouch yang dipakai versi 7.1

Karena ada kebutuhan project yang ingin mengintegrasikan HMI project itu ke HMI existing ini maka komputer ini perlu di upgrade selain karena memang sudah lumayan lama, kami butuh 2 layar monitor juga supaya bisa lihat 2 window / mimic sekaligus.

Untuk setting 2 layar monitor di Windows XP sih mudah saja, asalkan hardwarenya VGA nya support 2 layar.
Bisa di setting di Display Properties bagian Settings->Display.

Nah tinggal aplikasi HMI intouchnya yang harus dirubah supaya bisa 2 windows yang tampil.
Berhubung pernah lihat kalo intouch bisa, maka yakin aja pasti bisa.
Dulu pernah lihat2 dikit.
Eh pas dicoba nggak bisa-bisa. :(
Mungkin karena belum pernah buat kali yah dan sudah rada-rada lupa caranya.

Akhirnya setelah beberapa kali coba didapat petunjuk, ternyata Window Maker jangan dalam posisi Maximize alias posisi restore down. Jadi size windows maker nya bisa digeser2 sampai kelayar disebelah kanannya.
Trus window2 yang ingin ditampilan di layar ke-2 juga harus digeser posisinya.

Selain itu disetting juga di konfigurasi window viewer di “always maximized” nya jangan di centang. Ini dari window maker.
Alhamdulillah akhirnya bisa juga.

Setelah dipindahkan window-window ke posisi layar2, dan perubahan di beberapa setting script untuk button.
HMI selesai dibuat di dua layar.
Siap untuk dimasukkan HMI project baru ini :)

ada cara lain, pakai script.
berhubung supaya mudah maintenancenya diputuskan untuk memakai cara diatas.

mungkin teman2 punya ide lain atau pengalaman lain …
silahkan di share. :)

Ditulis dalam technical. Tag: , . 1 Komentar »

CS-3000 – Yokogawa Vnet / VLnet Adapter Card driver

kemarin ada request dari rekan di Badak untuk install driver Yokogawa Vnet / VLnet Adapter Card di HIS Simulator. HIS Simulator ini memakai Windows XP dengan Systemnya CS3000.
Sebelumnya sudah terinstall tetapi sekarang tidak terinstall drivernya.
ada tanda tanya di Network Controller (Device manager).

Berhubung kami tidak ada yang tahu master fille drivernya dimana.
akhirnya diputuskan untuk mengcopy dari komputer HIS yang lain di Plant.

Ketika sudah di plant, kita lihat driver dari HIS yang lagi aktif dan ketemu file drivernya bknic.sys.
tetapi ketika kita copy ke HIS Simulator itu tetap tidak terdeteksi drivernya.
Seingat saya sih kalo driver itu butuh file *.inf.
Di cari juga ternyata tidak ada.

Pindah ke HIS di Control Room lain juga sama saja.
tidak ketemu juga.

Akhirnya istirahat sholat jumat.
Setelah itu cari2 file drivernya di Internet.
Pake google dan masuk ke webnya Yokogawa.
tidak ada juga. :(

akhirnya balik lagi ke Simulator Room.
eh rekan itu bilang, kok cardnya tidak terdeteksi.
Akhirnya saya putuskan untuk bongkar casing CPUnya dan lepas card itu.
Lihat2 sebentar dan balikin lagi.
Pas komputernya sudah dihidupkan dan masuk ke Windows. Pas di cek lagi di Device Manager Cardnya sudah terdeteksi dan ternyata drivernya sudah terinstall.

O la la …. apa karena kendor yah atau kah ada hal lainnya.
karena sudah bisa, ya sudah lah …. Alhamdulillah sudah clear dan sudah bisa dipakai untuk komunikasi dengan Controllernya.

akhirnya ditinggal karena sudah mulai sore ….
kapan2 dipelajari lagi :)

ada yang punya pengalaman kayak gini??

nb: jangan tanya yang detail tentang Yokogawa CS3000 ini yah. Baru belajar dasarnya saja …. hihihihihi …